Ratusan juru parkir di Surabaya mulai ditertibkan karena belum masuk ke sistem parkir digital. Pemerintah kota menurunkan operasi gabungan untuk mempercepat transformasi layanan dan memastikan transparansi pendapatan parkir.
Beberapa jukir sudah mengaktifkan rekening, namun masih lebih dari 500 orang belum bergabung. Pemerintah kota menawarkan skema bagi hasil non tunai untuk pembayaran parkir, sementara paguyuban jukir menilai bagi hasil saat ini terlalu kecil dibanding risiko di lapangan.
Jukir yang belum aktif diminta segera mengaktifkan rekening, jika tidak akan diganti. Sistem parkir digital ditargetkan berjalan bertahap untuk meningkatkan transparansi dan pendapatan daerah.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv
#VODKompasTV