JAKARTA, KOMPAS.TV - Isu makar mengemuka di dunia maya usai beredar potongan video pernyataan Saiful Mujani yang dianggap berisi ajakan agar Presiden Prabowo dijatuhkan.
Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari menilai tafsir tersebut tidak tepat jika langsung dikaitkan dengan makar.
“Memaknai kalimat menjatuhkan menjadi makar menurut saya… itu berlebihan saja,” katanya.
Ia menegaskan bahwa mekanisme menjatuhkan Presiden sudah diatur dalam konstitusi, termasuk melalui impeachment.
Sementara itu Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari menilai setiap sikap politik memang sah, namun implementasinya perlu diperhatikan.
Qodari juga menyoroti penggunaan diksi “menjatuhkan Presiden” yang dinilai memiliki konsekuensi tafsir serius dalam konteks konstitusi.
“Setiap orang kan punya sikap politik. Tapi saya kira setiap sikap politik itu kan ada turunannya, ada operasionalisasinya,” ujarnya.
Bagaimana menurut Anda?
#kritik #prabowo #saifulmujani
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/661739/debat-panas-feri-amsari-menjatuhkan-presiden-disebut-berlebihan-dimaknai-makar-satu-meja