Iran merespons dengan keras ultimatum yang diberikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Sebelumnya, Trump melontarkan ultimatum kepada Iran dengan memberi batas waktu 48 jam untuk membuka kesepakatan dan membuka Selat Hormuz.
Menanggapi ultimatum Iran, Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya, Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi menyatakan, ancaman Trump adalah bukti ketidakberdayaan dan kebodohan AS.
"Jika musuh AS-Zionis melakukan agresi apa pun, kami akan, tanpa batasan, menjadikan semua infrastruktur yang digunakan oleh tentara teroris AS, serta infrastruktur rezim Zionis, sebagai sasaran serangan terus-menerus dan dahsyat. Makna sederhana dari pesan ini adalah bahwa pintu neraka akan terbuka untukmu," kata Aliabadi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Admad Naufal Dzulfaroh
Penulis Naskah: Adinda Septia Berliana
Narator: Adinda Septia Berliana
Video Editor: Agung Setiawan
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko
#Global #Perang #Iran #DonaldTrump #IRGC #PerangIranAS #KonflikTimurTengah
Music: Distrust The System - The Soundlings
Artikel Terkait: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/05/101931370/iran-balas-ultimatum-48-jam-trump-pintu-neraka-akan-terbuka-untukmu