Data asesmen intelijen terbaru Amerika Serikat mengungkap, meski telah digempur selama lima minggu oleh serangan udara AS dan Israel, Iran masih memiliki kemampuan besar untuk meluncurkan rudal.
Dari laporan tersebut, sekitar setengah dari peluncur rudal Iran disebut masih dalam kondisi utuh dan siap digunakan. Tak hanya itu, ribuan drone kamikaze masih tersimpan dalam arsenal Iran, dengan sekitar 50 persen kekuatan drone yang masih tersedia.
Laporan itu berkebalikan dengan klaim Presiden AS Donald Trump.