KOMPAS.TV - Rencana Amerika Serikat yang akan melakukan serangan besar ke Iran dalam pekan ini disambut Islamic Revolutionary Guard Corps dengan serangan terbaru ke Israel dan kepentingan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Garda Revolusi Iran mengatakan gelombang serangan ke-89 ini menyasar fasilitas militer Israel dan kota-kota seperti Eilat, Tel Aviv, dan Bnei Brak.
Tak hanya menggunakan rudal, serangan kali ini juga mengerahkan drone andalan Iran.
Dikutip dari Reuters, Garda Revolusi mengatakan serangan berhasil menyasar penampungan tentara Amerika Serikat di Bahrain dan merusak sejumlah helikopter di Kuwait.