Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) membeberkan temuan terbaru terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Mereka menduga kuat ada setidaknya 16 pelaku yang terlibat secara terorganisir dalam kejadian tersebut. TAUD juga menyoroti penggunaan alat berteknologi khusus yang disebut tidak dapat diakses publik dan mengindikasikan pola operasi intelijen. TAUD juga menduga adanya hambatan penanganan kasus, salah satunya hambatan yang bersifat politis.