Perang yang berlangsung lebih dari sebulan di kawasan Timur Tengah telah memicu kenaikan harga minyak global.
Dampaknya menjalar ke sektor domestik China, mulai dari kenaikan harga bahan bakar hingga lonjakan biaya produksi industri berbasis plastik dan petrokimia.
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena China merupakan salah satu konsumen energi terbesar di dunia.