Amerika Serikat mulai mengais narasi-narasi baru untuk menciptakan klaim kemenangan semu sepihak di tengah rentetan perang yang belum menemukan titik terang.
CNN dalam laporannya, Selasa (31/3/2026) menyebut AS terus koar-koar kemenangan yang sebenarnya tidak sesuai fakta di lapangan. Sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt menyebut kesediaan Iran untuk mengizinkan 20 kapal tanker melalui Selat Hormuz sebagai kemenangan bagi diplomasi presiden.
Menteri luar negeri, Marco Rubio, juga terus sesumbar kalau pasukan Paman Sam sudah berada di jalur kemenangan dan bisa melihat garis finish dalam waktu dekat.
Namun, citra yang ditampilkan Washington terasa janggal karena serangan Iran justru masih terus berlanjut di pangkalan-pangkalan militer Amerika di Timur Tengah. Israel juga masih babak belur menghadapi hujan rudal Teheran, sementara Selat Hormuz tetap terkunci rapat bagi sebagian besar armada dunia.
Lantas, mengapa senjata mahal Amerika Serikat seakan tak berguna untuk menuntaskan konflik ini? Apakah kemenangan yang digaungkan Donald Trump hanyalah sekadar ilusi politik?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #PerangASIran #SelatHormuz #DonaldTrump
Music: Cavalry - Aakash Gandhi