Amerika Serikat disebut dilanda kecemasan akan ketersediaan rudal tomahawk yang menipis imbas perang Iran yang sudah memasuki satu bulan sejak pecah pada 28 Februari 2026.
Pentagon menyebut telah menghabiskan sekitar 850 rudal Tomahawk selama perang melawan Iran, membuat lembaga pertahanan AS itu khawatir. AS diperkirakan memiliki 3.000 rudal tomahawk, dan 850 yang sudah dilepaskan dalam perang Iran. Itu artinya sudah satu per tiga dari stok yang dihabiskan.
Para Analis menilai tidak mudah untuk memulihkan ketersediaan stok rudal tomahawk, dibutuhkan waktu hingga 8 tahun untuk memenuhi ketersediaan.
Meski demikian, pemerintah AS diwakili menteri perang menegaskan persediaan senjata masih cukup dan produksi akan ditingkatkan hingga empat kali lipat.