Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta publik menggunakan istilah yang lebih tepat dalam menyebut cairan yang digunakan dalam kasus penyiraman terhadap Andrie Yunus.
Komisioner Komnas HAM, Saurlin Siagian menegaskan, istilah zat kimia asam kuat dinilai lebih akurat dibandingkan penyebutan umum air keras.
Hal ini disampaikan berdasarkan keterangan tim dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang menangani kondisi Andrie. Dari hasil pemeriksaan medis, luka bakar yang dialami korban disebabkan oleh paparan zat kimia asam kuat yang bersifat korosif.
Komnas HAM menilai penggunaan istilah yang tepat penting untuk memahami karakter luka secara akurat, sekaligus menjadi dasar dalam penanganan medis dan proses hukum. Pasalnya, istilah air keras kerap digunakan secara umum dan bisa merujuk pada berbagai jenis zat kimia, baik asam maupun basa kuat.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#KomnasHAM #KasusAndrieYunus #penyiramanairkeras #KabarTerkini #PelanggaranHAM #Vjlab