Pemerintah Iran menolak usulan yang diajukan Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan sementara perang di Timur Tengah.
Iran kemudian mengeluarkan usulan gencatan senjata sendiri yang mereka pandang lebih adil, Rabu (25/3/2026).
Sebelumnya dua pejabat dari Pakistan menjelaskan proposal AS yang membahas mengenai pencabutan sanksi, permintaan agar Iran mengurangi program nuklir mereka, membatasi rudal, dan membuka kembali Selat Hormuz.
Proposal tersebut ditolak oleh Iran dan memilih mengeluarkan rencananya sendiri melalui televisi pemerintah.
Iran meminta AS dan Israel menghentikan pembunuhan terhadap para pejabatnya, ganti rugi atas perang, pengakhiran permusuhan, dan kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi memastikan sejauh ini belum ada negosiasi yang terjadi antara Iran dengan pihak AS maupun Israel.
Abbas Araghchi juga menekankan Iran tidak berencana untuk melakukan negosiasi apa pun dengan pihak musuh, dan memilih untuk mengeluarkan usulan gencatan senjata sendiri.