KOMPAS.TV - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengecek langsung kondisi kesehatan aktivis Andrie Yunus, yang menjadi korban teror air keras.
Dari pihak RSCM Jakarta, Komnas HAM mendapatkan keterangan bahwa Andrie membutuhkan waktu hingga dua tahun untuk pemulihan luka.
Komnas HAM menemui tim dokter RSCM yang menangani perawatan aktivis Andrie Yunus. Kunjungan ini sekaligus untuk mendapatkan keterangan dalam rangka penyelidikan Komnas HAM soal teror tersebut.
Komnas HAM menyebut akan meminta keterangan sejumlah pihak dalam rangka menggali informasi lebih lanjut.
Soal kondisi Andrie Yunus, Komnas HAM mendapatkan keterangan bahwa tim dokter memperkirakan waktu pemulihan korban teror air keras tersebut sekitar enam bulan hingga dua tahun.