Iran mengancam akan menutup Selat Hormuz sepenuhnya jika Amerika Serikat memutuskan untuk menyerang fasilitas energi Iran. Ancaman itu dikeluarkan sebagai tanggapan atas ultimatum Presiden AS Donald Trump yang dikeluarkan pada Sabtu (21/3/2026). Trump mengancam akan menghancurkan fasilitas energi Iran jika Teheran tidak segera membuka Selat Hormuz.
Jubir Markas Pusat Khatam al-Anbiya selaku unit Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Letkol Ebhrahim Zolghafar, menegaskan Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali Iran. Menghadapi ancaman Trump, Iran juga tidak hanya akan menutup Selat Hormuz sepenuhnya. Mereka juga mengancam akan melancarkan serangan ke fasilitas energi Israel dan perusahaan AS di kawasan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Aditya Priyatna Darmawan Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Elisabeth Putri Mulia Produser: Akhmad Muawal Hasan