ALBANIA, KOMPAS.TV - Kerusuhan pecah di ibu kota Tirana setelah pengunjuk rasa dari pihak oposisi melemparkan bom molotov dan kembang api ke markas partai berkuasa.
Polisi mengerahkan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan massa.
Aksi tersebut merupakan unjuk rasa keenam dari pendukung oposisi yang terus menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama, serta pembentukan pemerintahan sementara guna membuka jalan menuju pemilu lebih awal.
Pada Desember 2025, Wakil Perdana Menteri Belinda Balluku, yang merupakan sekutu dekat Rama, diskors akibat skandal korupsi yang kini tengah diselidiki.