:

Tak Gentar! Militer Iran Respons Ultimatum Trump Bakal Serang Pembangkit Listrik

2 minggu lalu

TEHERAN, KOMPAS.TV  - Juru bicara markas pusat militer Iran, Ebrahim Zolfaghari menanggapi ultimatum Presiden AS Donald Trump jika Selat Hormuz tidak dibuka selama 48 jam, Amerika akan menyerang pembangkit listrik Iran.

Ebrahim mengatakan Iran tidak gentar dengan ancaman Trump, jika ancaman itu terjadi maka Iran akan menghancurkan perusahaan Amerika di kawasan Timur Tengah hingga menyerang pembangkit listrik AS-Israel.

“Semua pembangkit listrik, infrastruktur energi, dan teknologi informasi rezim AS-Israel akan menjadi target utama. Semua perusahaan serupa di wilayah yang memiliki pemegang saham Amerika akan dihancurkan sepenuhnya,” ujar Ebrahim, Minggu (22/3/2026).

Baca Juga Serangan Iran Hantam Lokasi Dekat Pusat Penelitian Nuklir Israel, 75 Orang Luka-Luka di https://www.kompas.tv/internasional/658579/serangan-iran-hantam-lokasi-dekat-pusat-penelitian-nuklir-israel-75-orang-luka-luka

#iran #donaldtrump #amerika

Video Editor: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/658583/tak-gentar-militer-iran-respons-ultimatum-trump-bakal-serang-pembangkit-listrik

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke