JAKARTA, KOMPAS.TV - Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI) menahan empat anggota TNI yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Kasus ini juga mendapat perhatian dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar kasus yang menimpa Andrie Yunus diusut tuntas.
Pasca penyiraman air keras, Andrie Yunus masih menjalani perawatan di High Care Unit Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Kondisinya dilaporkan stabil. Luka bakar yang mencapai 20 persen di bagian kanan tubuh juga telah ditangani.
Namun, kondisi yang cukup mengkhawatirkan terdapat pada luka bakar di mata kanan akibat trauma cairan asam, dengan tingkat kerusakan skala 3 dari 4.