Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, menyampaikan pesan dalam bahasa Inggris pada Selasa (17/3/2026) yang ditujukan kepada Donald Trump. Ia mengatakan bahwa hasil perang tidak bisa ditentukan oleh cuitan di Twitter.
Pejabat Iran tersebut juga mengkritik nama operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang oleh Washington disebut Epic Fury.
Pernyataan itu muncul setelah serangan AS dan Israel ke Iran memicu balasan rudal serta drone dari Teheran.
Sumber: Viory
Kreatif: Safira Nurulita
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
` #Iran #DonaldTrump #Cut