KOMPAS.TV - Di tengah kekhawatiran dunia akan lonjakan harga BBM imbas konflik di Timur Tengah, warga di sejumlah negara berbondong-bondong mendatangi SPBU untuk antre berebut mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Konflik Amerika Serikat–Israel dengan Iran belum juga mereda. Di pekan kedua perang, sejumlah negara mulai merasakan dampak dari ketegangan tersebut.
Di Hanoi, Vietnam, sejumlah tempat pengisian BBM dipadati warga usai harga BBM mengalami kenaikan signifikan. Warga mengalami panic buying, hingga terjadi antrean panjang motor dan mobil yang ingin mengisi BBM.
Harga BBM di Hanoi naik dalam beberapa hari terakhir menjadi 29.120 dong Vietnam, atau sekitar 18.713 rupiah per liter.
Hal serupa juga terjadi di Quezon, Filipina. Pengendara berbondong-bondong memenuhi SPBU di seluruh wilayah Metro Manila, di tengah kekhawatiran akan lonjakan harga BBM imbas konflik Timur Tengah.
Antrean panjang kendaraan yang mengisi BBM terjadi usai pemerintah Filipina mengeluarkan peringatan harga minyak dunia bisa naik tajam karena ketegangan di Timur Tengah.
#bbm #panicbuying #konflik
Baca Juga Wamen ESDM Pastikan Ketersediaan BBM Nasional Cukup untuk 30 Hari | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/656513/wamen-esdm-pastikan-ketersediaan-bbm-nasional-cukup-untuk-30-hari-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/656525/dampak-perang-di-timur-tengah-warga-panic-buying-bbm-berita-utama